Anggaran Dana dan Pos-Posnya yang Harus Anda Siapkan saat Mudik Lebaran


Mudik Lebaran menjadi hari yang paling dinantikan oleh umat Muslim setiap tahunnya. Apalagi untuk perantauan seperti mahasiswa atau pekerja kantoran yang harus belajar atau bekerja di seberang pulau dan sudah setahun penuh tidak pernah pulang. Nah, untuk yang pertama kali mudik, berikut info anggaran dana dan pos-posnya yang harus Anda siapkan.

Tiket, Ongkos, atau Bensin
Pos pertama untuk dana mudik yang harus Anda siapkan adalah untuk beli tiket atau ongkos kendaraan (jika menggunakan moda transportasi umum). Nah, untuk mahasiswa yang ingin mudik dengan kendaraan umum, setidaknya Anda harus menyiapkan uang sekitar Rp 300 ribu untuk tavel antarkota dengan jarak 5 jam perjalanan.

Sedangkan untuk mudik antarpulau, msisalnya dari Padang ke Majalengka, anggaran dana untuk membeli tiket pesawat yaitu sekitar Rp 1 juta. Biaya tiket ini berbeda-beda pada setiap maskapainya. Begitupula dengan waktu pemesanannya yang bisa lebih murah jika dipesan 1-2 bulan sebelum keberangkatan.

Selain itu, faktor infrastruktur dan ketersediaan fasilitas kota tujuan juga ikut mempengaruhi harga. Misalnya, tiket Padang ke Majalengka bisa lebih mahal daripada Majalengka ke Padang karena Padang jauh lebih ramai dari Majalengka. Sedangkan untuk Anda yang menggunakan kendaraan pribadi, pos dananya diarahkan pada bensin dan service mobil.

Paket Lebaran
Pos kedua yang butuh anggaran dana besar adalah paket Lebaran untuk dibawa mudik. Khususnya bagi Anda yang ingin memberi pakaian berupa set gamis dan kerudungnya untuk ibu atau set koko, kopiah, dan sarung untuk ayah.

Butuh dana sekitar Rp500 ribu jika ingin membelinya di pasar atau toko dengan kualitas premium. Alternatif paket Lebaran lainnya selain pakaian adalah kue dan makanan khas Padang. Jika dibawa langsung dianggap merepotkan, Anda bisa mengirimnya jauh-jauh hari agar sampai di Majalengka sebelum kantor pos atau layanan ekpedisinya libur.

Uang Lebaran
Bagi-bagi uang Lebaran pada yang lebih muda merupakan sebuah tradisi yang sudah berjalan sejak lama di Indonesia dan banyak negara lainnya. Untuk mahasiswa yang biaya kuliahnya masih ditanggung orang tua, tidak memberi uang Lebaran pada keponakan-keponakan Anda merupakan hal yang wajar dan bisa dimaklumi.

Tapi, jika Anda sudah memiliki penghasilan dari pekerjaan sampingan dan biaya kuliah pun di-cover oleh beasiswa, setidaknya ada anggaran untuk pos yang satu ini bukan ? Tidak perlu banyak, asalkan uang yang Anda berikan sudah ditukar ke bank menjadi uang baru yang kondisinya masih fresh, uang nominal Rp 10 ribu pun menjadi terlihat ‘wah’.

Sebaiknya, berikan dalam nominal Rp 2 ribu (5 lembar) untuk menambah kesan banyak. Tips ini bisa Anda terapkan pada anak kecil di bawah 5 tahun. Sedangkan untuk anak SD atau SMP, beri saja merchandise atau handicraft lucu khas Padang seperti gantungan kunci bentuk rumah Gadang atau lainnya yang sebenarnya harganya tidak jauh-jauh juga dari Rp 10 ribu.


Selain itu, Anda juga butuh dana untuk bekal makan dan minum selama perjalanan mudik Lebaran. Kemungkinan terjadi masalah pada pesawat atau transportasi umum mudik juga perlu Anda antisipasi dengan biaya tambahan karena perjalanan yang butuh waktu lebih lama. Jika anggarannya masih belum cukup, Anda bisa meminjamnya melalui tunaiku.com penyedia pinjaman dana jaminan ktp.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Artikel lainnya

Kurangi Gejala Penyakit Mata Retinopati dengan Hydrogin Atom

Manfaat air hidrogen untuk kesehatan ternyata bisa juga dimanfaatkan oleh mereka yang mengalami masalah pada matanya. Terutama pada mereka...