Perbedaan Spesifikasi Yamaha New Vixion dengan Vixion R

Seringkali dalam memilih sepeda motor yang akan dibeli, Anda kebingungan dalam memilih tipe terbaiknya. Apalagi untuk tipe Yamaha Vixion yang terbilang memiliki beragam pilihan. Termasuk New Vixion dengan Vixion R yang memiliki penggemarnya sendiri. Bagi Anda yang masih bingung, berikut ini perbedaan spesifikasi dari dua tipe sepeda motor tersebut.


Persamaan yang Dimiliki 
Sebelum membicarakan perbedaan yang dimiliki oleh dua tipe sepeda motor maka ada baiknya untuk mengetahui persamaan yang dimiliki. Persamaan pertama yang dimiliki adalah keberadaan dari fitur assist and slipper cutch pada mesinnya. Bagi Anda yang belum tahu, keberadaan dari fitur ini sangat membantu dalam pengoperasian kopling supaya menjadi lebih ringan dan lembut.

Hal ini akan membantu dalam perpindahan gigi yang lebih menjadi lebih cepat dan juga akselerasi kecepatan motor yang lebih cepat. Kombinasi ini membuat dua tipe sepeda motor tersebut menjadi lebih mudah untuk dikendarai di jalan. Selain itu, Yamaha Vixion memang sudah lama dikenal dengan berbagai rancangannya yang memanjakan para pelanggannya. 

Persamaan berikutnya yang juga tidak boleh terlewatkan adalah rangka desainnya yang menggunakan bodi deltabox. Dengan keberadaan rangka ini maka kedua tipe sepeda motor tersebut memiliki rangka yang kokoh dan juga kuat. Namun meski kokoh dan kuat tapi sepeda motor yang menggunakan rangka ini juga dikenal dengan manuvernya yang lebih ringan. 

Ditambah dengan keberadaan dari lampu hazard yang akan memberikan sinyal khusus apabila terjadi kondisi darurat. Semua hal tersebut tentunya dilakukan untuk memberikan kenyamana dan keamanan Anda sebagai pengendaranya. Untuk persamaan terakhirnya adalah dua tipe tersebut termasuk harga motor Vixion yang terbilang terjangkau untuk berbagai kalangan. 

Perbedaan yang Dimiliki
Setelah mengetahui persamaannya maka berikutnya yang mesti diketahui adalah perbedaan dari kedua tipe sepeda motor ini. Perbedaan pertama yang mesti diketahui adalah kapasitas mesinnya. Untuk tipe New Vixion maka kapasitas mesinnya lebih besar apabila dibandingkan dengan kapasitas mesin yang dimiliki oleh Vixion R. Jadi bisa dijadikan pertimbangan tersendiri tentu. 

Perbedaan berikutnya dari kedua tipe motor ini terletak pada panjang bodi yang dimiliki. Untuk tipe New Vixio memiliki panjang hingga 1955 mm sedangkan untuk Vixion R memiliki panjang 1950 mm. Namun untuk harga vixion dari kedua motor tersebut juga terbilang tidak terlalu jauh berbeda. Kembali lagi pada Anda untuk lebih cocok dan memilih tipe yang mana. 

Perbedaan ketiga terletak pada bentuk knalpotnya yang bisa dibilang memiliki fungsi berbeda. Seperti tipe Vixion R yang ternyata memiliki panjang knalpot yang lebih pendek dibandingkan dengan New Vixion. Bukan tanpa alasan karena hal tersebut berguna untuk memberikan kesan lebih sporty pada tipe motor Vixion yang satu tersebut dan terlihat lebih menarik. 

Jangan lewatkan juga sumbu roda dari kedua tipe motor ini yang ternyata tidak sama. Untuk New Vixon maka memiliki sumbu roda yaitu 12955 mm. Sedangkan untuk sepeda motor yang bertipe Vixion R maka sumbu roda tersebut mencapai 1320 mm. Hal ini nantinya berguna untuk mengukur kecepatan dan juga kestabilan dari sepeda motor yang nantinya bakal dipilih. 

Perbedaan terakhir terletak pada kapasitas tangki bahan bakarnya yang cukup berbeda. Kapasitas tangki 12 liter untuk isi bensinnya dimiliki oleh New Vixion. Sedangkan untuk tipe Vixion R memiliki kapasitas tangki hingga mencapai 1320 mm.

Dengan mengetahui persamaan dan juga perbedaan dari kedua jenis sepeda motor ini maka akan lebih memudahkan bagi Anda dalam menjatuhkan pilihan. Tidak perlu terlalu khawatir, soalnya kedua harga motor Yamaha Vixion ini masih terjangkau dan tidak terlalu jauh berbeda. 

Begini Cara Membedakan Sepatu Adidas yang Asli dan Palsu

Siapa sih yang tidak kenal sepatu Adidas ? Sepatu olahraga ini memiliki kualitas yang baik dan desain yang trendi. Akan tetapi, banyak beredarnya sepatu merek ini yang KW atau palsu, membuat Anda harus berhati-hati saat membelinya. Mari simak ulasan mengenai cara membedakan jenis sepatu yang asli dan palsu.


1. Cek Kode Internasional dari Sepatu
Hal paling dasar dan mudah sebagai indikator keaslian sepatu merek Adidas adalah dengan melihat kode internasional yang terdapat pada sepatu. Sepatu Adidas yang asli selalu memiliki kode internasional yang terdiri dari 6 digit, terdiri dari 1 digit alphabet dan 5 digit numerik. Kebanyakan sepatu kodenya diawali dengan huruf G, Q, V, dan U.

Nah, Anda bisa menemukan kode internasional ini pada 3 tempat yakni, pada boks sepatu, price tag, dan bagian dalam sepatu. Kode ini harus sesuai dan konsisten di 3 tempat tersebut. Anda juga bisa mengecek validitas kode internasional melalui google. Caranya, klik google gambar, kemudian ketik “sepatu adidas” + [kode internasional].

2. Informasi Antara Tag dan Boks Sepatu Konsisten
Jika kode internasional yang sudah Anda cek di Google sudah valid, maka hal selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah membandingkan informasi yang ada di tag dalam dengan boks luar sepatu. Informasi yang diberikan antara tag dan boks sepatu tersebut harus sesuai, mulai dari nomor barcode EAN, nomor PO, deskripsi produk, family produk, dan size sepatu. 

3. Periksa Informasi pada Lidah Sepatu
Coba ambil lidah sepatu milik Anda, dan perhatikan baik-baik informasi yang terdapat pada kedua lidah sepatu. Sepatu merek Adidas yang asli biasanya memiliki kode pembeda antara sepatu yang bagian kanan dan kiri. 

Sedangkan untuk sepatu merek Adidas yang palsu, biasanya tidak memiliki perbedaan dalam kode yang membedakan antara sepatu bagian kiri dan kanan. Hal ini dikarenakan manufacturer yang membuat sepatu KW tidak akan menghabiskan waktu untuk membuat detail seperti itu. 

4.  Periksa Kode Size
Sepatu yang asli biasanya menggunakan size UK, meski pada tiap pasangnya juga terdapat ukuran US, China, Eropa (FR/F), Jepang, atau Indonesia mengikuti penomoran size sepatu Eropa (FR/F). Hal ini jika dikonversikan ke ukuran sepatu Indonesia, maka membuat angka ukuran tidak bulat. Misalnya, ukuran 39,5.

Nah, jika Anda menemui ukuran sepatu merek Adidas ini dengan konversi nilai ukuran bilangan bulat, maka perlu dicurigai. Perlu diingat, konversi ukuran sepatu UK naik setengah nomor. Sementara itu, size Euro biasanya naik dua per tiga.

5. Periksa Kondisi Fisik
Hal yang paling mudah untuk mengecek apakah sepatu merek Adidas yang akan Anda beli asli atau palsu adalah dengan melihat tampilan luarnya. Sepatu yang asli memiliki kualitas terbaik, dengan bahan yang baik pula. Jahitannya pun rapi dan konsisten.

Sedangkan untuk produk sepatu yang palsu biasanya menggunakan bahan pembuat sepatu yang keras, kaku, dan kurang lembut. Saat dipakai pun rasanya kurang nyaman. Jahitan pada sepatu yang palsu biasanya tidak rapi, dan tidak konsisten. Maka dari itu, Anda harus benar-benar jeli saat akan membeli jenis sepatu ini agar tidak tertipu dengan produk yang palsu. 

Nah, itu dia ulasan mengenai cara membedakan sepatu Adidas yang asli dan palsu. Bagi Anda yang ingin membeli sepatu merek Adidas dengan harga terjangkau dan kualitas terbaik, serta original, Anda bisa membelinya di Blibli. Yuk, belanja di blibli.com sekarang juga ! 

Artikel lainnya

7 Kebiasaan yang Merusak Ginjal Namun Sering Dilakukan

Ginjal adalah organ penting bagi tubuh karena perannya yang sangat besar seperti memproduksi sel darah merah, mengatur tekanan darah dan la...